Webinar “Sekolah Ramah Lingkungan” Tidak Hanya Pikirkan Lingkungan Sekolah tetapi juga Hal Ini
- projectbindonesia6
- Jun 29, 2022
- 2 min read
Halo Sabahat Project B! Alhamdulillah, sudah terlaksana nih webinar “Sekolah Ramah Lingkungan”, kemarin, Sabtu 25 Juni 2022. Pada kesempatan tersebut, kami meghadirkan pembicara Bapak Prof. Dr. Ir. Prabang, C.EIA., IPM. Webinar ini diselenggrakan oleh Butik Daur Ulang Project B Indonesia dengan dukungan dari Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (UII). Acara ini diikuti oleh kurang lebih 280 peserta yang tergabung di aplikasi meeting online dan kurang lebih 300 peserta yang tergabung di live streaming youtube, di “projectbindonesia”.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Prabang menyampaikan materi dengan cara yang sederhana dan implemetntatif, sehingga sangat mudah untuk memahami maksud dari penyampaian beliau. Dalam salah satu penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa sekolah ramah lingkungan itu haruslah yang berkelanjutan. Menurut beliau, hal tersebut bisa dicapai apabila adanya harmoni dan sinergi antara lansekap sekolah sebagai wadahnya dan komunitasnya sebagai kontain atau isinya. Sekolah Ramah Lingkungan yang berkelanjutan adalah sekolah yang bisa mengelola berbagai sumberdaya sekolahnya secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan di sekolah dengan solusi yang inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan infrastruktur yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekolah. Tidak melulu membahas soal lingkungan alam sekolah, Prof. Prabang juga menjelaskan bahwa integritas fungsional lansekap sekolah juga harus memperhatikan beberapa aspek berikut :
1. Ekonomis
Sekolah ramah lingkungan baiknya juga bisa memberikan nilah tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Prof. Prabang memberi contoh, bahwa sekolah ramah lingkungan harusnya memberi dukungan bagi warga lingkungan sekolah yang berjualan di lingkungan sekolah. Menyediakan fasilitas-fasilitas yang bisa mendukung pedagang tersebut untuk berjualan dengan bersih dan higienis untuk menjaga kesehatan warga sekolah juga.
2. Estetis
Memberikan nilai tambah keindahan dan artistik dari lingkungan. Sekolah menjadi tempat yang nyaman dipandang dan memberikan udara segar bagi warga sekolah maupun masyarakat sekitar melalui lingkungan hijau yang tata khusus.
3. Pedagogis
Memberikan nilai tambah media pembelajaran bagi masyarakat dan siswa. Sekolah tidak hanya memberikan pembelajaran bagi siswanya, tetapi juga bisa memberikan pembelajaran bagi masyarakat sekitar yang melewati sekolah tersebut. Prof. Prabang memberikan contoh seperti adanya diorama-diorama pembelajaran di lingkungan skeolah yang juga dapat dilihat dan menjadi media pembelajaran bagi siswa sekaligus masyarakat sekitar.
4. Ekologis
Memberikan nilai tambah daya dukung lingkungan. Seperti contohnya, adanya intalasi pengelolaan air limbah di lingkungan sekolah yang dapat menjaga lingkungan dari pencemaran.
Selain dari hal di atas, Prof. Prabang dalam materinya juga menjelaskan mengenai inovasi-inovaisi infrastruktur menuju sekolah ramah lingkungan, serta materi-materi lain yang dapat diterapkan oleh sekolah yang ingin atau sedang menuju ke sekolah ramah lingkungan yang berkelanjutan. Untuk sahabat project b yang kemarin tidak sempat mengikuti acara webinar “Sekolah Ramah Lingkungan”, tenang saja. Kamu dapat menonton tayangan ulangnya di youtube channel Butik Daur Ulang, di “Project B Indonesia”. Di channel tersebut juga sudah banyak loh materi-materi webinar lain yang tak kalah menarik untuk kamu saksikan. Ayo kunjungi youtube channel kami, "Project B Indonesia", dan jangan lupa ya like, komen dan subscibe :))

Gambar dokumentasi kegiatan webinar "Sekolah Ramah Lingkungan" bersama pemateri Prof. Dr. Ir. Prabang, C.EIA., IPM dan peserta.
Comments